DASAR PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN
Informasi geografis yang ada dalam peta dapat digunakan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan.
Misalnya perencanaan pembangunan jalan, pusat perdagangan, perjalanan wisata dll.
Dalam bidang militer, peta digunakan untuk membantu menentukan lokasi persembunyian musuh sehingga memudahkan penyerangan.
Dalam bidang sosial budaya, peta digunakan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan.
MENUNJUKKAN LOKASI SUATU WILAYAH
Peta dapat digunakan untuk mengetahui lokasi suatu tempat.
Misalnya wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia, sehingga dapat membantu untuk mencapai tempat yang dituju.
SEBAGAI SUMBER INFORMASI
Peta merupakan sumber informasi yang penting. Di dalam peta terdapat informasi geografis, baik fisik maupun sosial, seperti iklim, penduduk, potensi kekayaan alam, tingkat kemiskinan, jalan, lokasi pertambangan, dll.
Peta juga memberikan informasi tentang perubahan suatu gejala geografis dari waktu ke waktu, misalnya perubahan luas hutan dari tahun 1980 – 2000, perubahan tata guna lahan pasca Tsunami di Aceh dan sebagainya.
INFORMASI GEOGRAFIS DARI PETA
Informasi yang dapat dibaca dalam peta, antara lain :
1. Kenampakan Umum
Pada saat menggunakan peta, kita akan melihat kenampakan suatu objek di permukaan bumi, seperti sungai, gunung, danau dan kota.

2. Jarak
Jarak suatu tempat dengan tempat lain dapat diketahui dengan menggunakan peta. Jarak yang dihitung dengan menggunakan peta dilakukan dengan cara menarik garis lurus, untuk mengetahui jarak sebenarnya di lapangan sesuai dengan skala peta yang bersangkutan.
3. Arah
Pembacaan arah pada peta secara sederhana dapat ditentukan dengan pedoman pada tanda orientasi arah utara di dalam peta.
Dengan mengetahui arah utara, maka arah lain dapat ditentukan.

4. Lokasi
Peta yang baik selalu mencantumkan jaring-jaring derajat yang terdiri dari garis lintang dan garis bujur.
Dengan melihat peta maka kita dapat menentukan lokasi suatu tempat di permukaan bumi.

5. Ketinggian
Peta dapat menginformasikan kepada pembacanya tentang tinggi rendahnya suatu tempat.
Ketinggian suatu tempat dapat ditunjukkan dengan tiga cara, yaitu titik ketinggian, garis kontur dan pewarnaan.

A T L A S
Atlas merupakan kumpulan peta yang dibukukan. Atlas
dapat menginformasikan kenampakan umum, lokasi, jarak, arah dan
ketinggian tempat.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan atlas :
- Memperhatikan simbol-simbol yang ada dalam legenda dan peta.
- Gunakan indeks dan daftar isi untuk mempermudah mencari dan menemukan nama-nama unsur geografis.
G L O B E
Globe adalah gambaran permukaan bumi pada sebuah tiruan bola bumi. Informasi geografis yang didapatkan dari globe, antara lain :
- Menunjukkan bentuk bumi yang sesungguhnya.
- Menirukan rotasi bumi.
- menunjukkan garis lintang dan garis bujur.
- Menunjukkan kemiringan sumbu bumi.
S K A L A
Skala adalah perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak sesungguhnya.
Berdasarkan penulisannya ada 3 jenis skala, yaitu :
SKALA ANGKA
Skala
angka adalah skala yang menunjukkan perbandingan antara jarak di peta
dan jarak sebenarnya dengan angka. Contoh skala angka 1 : 50.000. Skala
angka 1 : 50.000, artinya jarak satu.
Satuan yang tergambar pada peta sama dengan 50.000 satuan di permukaan bumi.
Berarti 1 cm di peta mewakili 50.000 cm jarak di lapangan.
Jika ada 2 buah kata, yaitu kata A dan B pada sebuah peta yang berskala 1 : 50.000 adalah 20 cm maka jarak sesungguhnya
antara kota A dan B adalah :
= |
20 cm x 50.000 |
SKALA VERBAL
Skala
Verbal adalah skala yang dinyatakan dengan kalimat atau secara verbal.
Skala ini sering terdapat pada peta-peta yang tidak menggunakan satuan
pengukuran matrik, seperti peta-peta di Inggris.
Contoh skala verbal adalah 1 inchi to 1 mile, artinya 1 inchi pada peta menyatakan jarak 1 mil dilapangan.
Apabila 1 mil = 63.360 inchi, maka skala tersebut bila dinyatakan dalam skala angka menjadi 1 : 63.360
SKALA GRAFIK
Skala
Grafik ditunjukkan oleh garis lurus yang dibagi dalam beberapa ruas,
dan setiap ruas menunjukkan satuan panjang yang sama.
Contoh skala grafik
Skala di atas menunjukkan, bahwa satu bagian garis mewakili 5 km, jadi 1 cm pada peta sama dengan 5 km di lapangan.
MEMPERBESAR DAN MEMPERKECIL PETA
Memperbesar dan memperkecil peta dapat dilakukan dengan cara :
- Menggunakan alat, seperti : Pantograph, Map-O-Graph dan camera fotografi.
- Menggunakan garis-garis koordinat
CARA MEMPERBESAR DAN MEMPERKECIL PETA DENGAN GARIS-GARIS KOORDINAT
Memperbesar dan memperkecil peta dapat secara sederhana dapat dilakukan dengan menggunakan garis-garis koordinat.
Cara memperbesar dan memperkecil peta dapat secara koordinat :
- Persiapkan peta yang akan diperbesar/diperkecil, buatlah grid (kotak –kotak) pada peta yang akan diperbesar/diperkecil.
- Buatlah garis atau kotak-kotak sesuai dengan kebutuhan peta yang akan diperbesar/diperkecil.
- Gambarlah peta pada grid atau kotak-kotak mengikuti bentuk asli yang akan diperbesar/diperkecil.
2. Buatlah grid (kotak – kotak)
Gambarlah peta pada grid atau kotak-kotak yang tersedia, sesuai bentuk aslinya.

